Yang Terlewatkan

Ada nama yang tak seharusnya kita kenang, tetapi begitu sulit dilupakan. 

Ia yang pernah singgah di hati, tetapi tiba-tiba pergi tanpa waktu kembali yang pasti. Kita merasa kehilangan, tetapi tak cukup percaya diri untuk benar-benar mencari. 

Senyum manis, tatapan teduh, dan semua yang kita ingat tentangnya tertinggal di masa lalu. Sementara waktu cuma mau bergerak maju. 

Waktu tak peduli. Tak ingin mengerti. Dan yang pasti, tak akan pernah bisa diputar kembali.

Terkadang takdir berbaik hati mempertemukan kembali kita dengannya. Tetapi, segalanya sudah tak lagi sama. 

Bahkan ketika rasa masih ada, ia sudah tak lagi punya daya.

Kini, hanya bayang wajahnya yang tertinggal di dalam ingatan. Sepaket dengan lengkung senyum yang dipajangnya di kali terakhir bertemu.

Dan senyum itu, ternyata, adalah isyarat perpisahan.

© nurun ala

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *