Waktu untuk Pergi

Dia pergi saat suka,
dan kembali saat terluka.

Kamu menampung setiap cerita,
saat hidupmu juga penuh derita.

Rasa yang sungguh …
diri yang seluruh …
dibalasnya dengan sikap tak acuh
yang cuma bikin pikiranmu semakin keruh.

Sampai kapan kamu akan bertahan?
Sementara hatimu tak lebih tabah dari getah
yang mengeras di ranting pohon yang patah.

Sampai kapan kamu akan bertahan?
Pura-pura tenang bagai laut tanpa gelombang
padahal tangismu selalu pecah selepas petang.

Buat apa berdiri dengan setia
menanti pintu terbuka
di depan rumah yang salah.

Telah tiba waktu untuk pergi.

Berkemaslah. Bergegaslah. Sebelum datang pagi.
Sebelum kamu berubah pikiran dan terluka lagi.

Karya-karya Nurun Ala yang sudah terbit tersedia di shopee.co.id/azharologia. Selamat mengoleksi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *