a stem of flowers on a round wooden block

Untuk Perempuan di Balik Senyuman

Kita bukan sepasang kekasih yang mengisi seluruh waktu bersama dengan saling memuji dan mengagumi. Kita juga bukan sepasang suami istri yang selalu bisa habiskan waktu dengan menyenangkan karena punya hobi yang sama. 

Kadang kita saling membenci. 

Aku membenci sikap diam dan perhatianmu yang berlebihan pada hal-hal kecil. Dan kamu, barangkali begitu mengutuki sifat emosionalku yang seringkali meledak-ledak tak terkendali, atau, sikap dinginku yang selalu sukses menularkan kebekuan di antara kita.

Barangkali aku memang bukan kekasih yang baik. Sebagaimana hidup kita yang tak selalu berjalan baik. 

Kadang jiwa kita tenang tenteram, kadang kita menjalani malam-malam yang penuh kekhawatiran. Kadang kita bisa makan apa saja yang kita inginkan, kadang kita membuka lemari pendingin dengan tarikan napas panjang lalu memasak apa saja yang ada di sana.

Aku membawamu dalam ketidakpastian; kamu menemaniku sehingga aku tak sendirian.

Terima kasih.

Darimu, aku belajar kesabaran—keteguhan hati yang tak terperikan.

Darimu, aku belajar kerendahan hati.

Bersamamu, aku belajar mencintai.

(2014)

Karya-karya Nurun Ala yang sudah terbit tersedia di shopee.co.id/azharologia. Selamat mengoleksi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *