modern jalousie with shadow of tree branches in sunlight

S p a s i

Kita telah belajar banyak dari s p a s i, bahwa hadirnya jarak telah mencipta begitu banyak makna. Namun, rasanya teramat naif bila kini aku berkata: aku begitu menikmati keterpisahan ini—detik-detik ketika hanya bisa bicara pada udara. 

Waktu memang terlalu angkuh untuk mengerti betapa jahatnya rindu yang mendera. Hingga bila kita mau jujur melihat ke balik jiwa, ada luka di sana, yang tak pernah butuh pemulihan apa-apa kecuali jumpa.

Apa yang semalam turun bersama hujan—apakah harapan atau sekadar kenangan?

Ja(t)uh (2013)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *