Perkara Rindu

Jarum jam bisa patah,
tetapi waktu terus berjalan maju.

Raga ingin menyerah,
tetapi rindu tak pernah mau tahu.

Lalu kita mulai membenci:

Jarak yang tak bisa dilipat …
Rasa yang tak bisa dipaksa …
Sayap yang tak jua tumbuh …

Padahal kita ingin terbang.
Mencipta temu atau
sekadar mengamati dari kejauhan.

Maka kita di sini saja,
menghibur diri dengan kata-kata:

“Kadang-kadang,
sebelum menikmati cinta,
kita disuguhi air mata
sebagai hidangan pembuka.”

Karya-karya Nurun Ala yang sudah terbit tersedia di shopee.co.id/azharologia. Selamat mengoleksi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *