down angle photography of red clouds and blue sky

Lupakanlah Cinta

Aku bukan saudagar kaya, bukan pula keturunan bangsawan. Kamu bukan model atau Putri Indonesia. 

Kita hanyalah dua manusia biasa yang sudah terlalu lelah saling membingkai gambar dalam sunyi. 

Sebab di sana ada ketertekanan, keragu-raguan, dan ketakutan yang berdiri di atas ketakberdayaan. Sebab cinta tak cukup hanya dirasakan apalagi disembunyikan—dahsyatnya  kekuatan cinta hanya akan merengkuh kita dalam keindahannya bila ia terkatakan dan terbuktikan.

Maka, lupakanlah cinta!

Lupakan saja cinta yang kita tak punya kemampuan untuk mengatakan dan membuktikannya. Lupakanlah cinta jika keindahannya hanya fatamorgana di padang pasir. Lupakanlah cinta yang bahkan kita masih ragu untuk menyebutnya cinta. 

Saat ini … kita cintai saja hal-hal yang kita memang sanggup mencintainya.

Sebab cinta adalah kesiapan.

Kesiapan untuk menjaga, merawat, dan menumbuhkan seseorang menuju derajat kehidupan yang lebih tinggi. Dan kesiapan selalu mensyaratkan dua hal: kemantapan hati dan kemampuan. 

Kita baru bisa dikatakan siap mencintai bila hati kita mantap dan kita mampu menunaikan pekerjaan-pekerjaan para pecinta: menjaga, merawat, dan menumbuhkan.

(2014)

Karya-karya Nurun Ala yang sudah terbit tersedia di shopee.co.id/azharologia. Selamat mengoleksi. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *