time lapse photography of person standing near train

Jauh (2)

Haruskah kutulis sebuah sajak sebagai penanda dramatis bahwa tak lama lagi cerita tentang keterpisahan ini akan segera bermula? Haruskah ada puisi, atau elegi yang mendayu-dayu sebagai prasasti yang kelak akan kita kenang dan tangisi: bahwa dulu kau dan aku pernah mengalami sebuah tragedi perpisahan di sini?

Aku tak terlalu peduli apa kau juga merasakannnya: rasa haru yang mendera, rasa cemas yang tak biasa, juga rasa takut kehilangan yang bukan sembarangan.

Tapi, bukankah rasa kehilangan cuma milik orang-orang yang memiliki? Mengapa harus takut kehilangan? Andai aku tahu jawabnya apa. Andai aku tahu pada siapa harus bertanya, selain pada diri sendiri yang tak pernah tahu jawabnya apa.

Begitulah. Sebagaimana kaidah yang berlaku di semesta ini, ada hidup ada mati. Ada suka, ada duka. Ada tangis, ada senyum. Ada perjumpaan, ada perpisahan. Sebagaimana ada kedekatan dan ada pula keberjarakan. 

Koin kehidupan selalu punya dua sisi yang tak terpisahkan. Berusaha mengambil salah satu sisinya saja hanyalah sebuah keegoisan yang mustahil.

Tidak apa.

Dalam hidup ini, Tuhan memang mencipta jalan terjal penuh duri yang mau tak mau mesti kita lewati.

Dalam hidup ini, Tuhan memang mencipta kebahagiaan yang rela tak rela yang mesti kita tunda.

Saat itu terjadi, tak perlu menangis. Apalagi sampai tersedu. 

Sesungguhnya kita sama sekali tidak memutuskan apa-apa. Hanya saja, terkadang butuh waktu buat kita, untuk memintal benang rindu masing-masing. Menguatkannya, agar kelak ketika dirajut, tiada yang bisa memutuskannya kecuali kuasa Sang Maha Kuasa.

Maka mari kita saling menunggu, tanpa perlu berketuk pintu.

Aku menunggu. Kamu menunggu. Meski terkadang menunggu tak seinci pun menyeret kita untuk bertemu di titik rindu. 

Tapi, adakah yang lebih indah dan syahdu dari dua jiwa yang saling menunggu? Yang tak saling menyapa, tapi diam-diam mengucap nama dalam doa?

Ja(t)uh (2013)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *