Rumah

Hati adalah rumah.

Kita yang memegang kuncinya.

Kita barangkali tak bisa memastikan siapa yang akan datang mengetuk pintu, atau sekadar berdiri di depan pagar.

Namun, tentang siapa yang boleh masuk dan duduk di sofa ruang tamu, bukankah kendali ada di tangan kita?

Di antara mereka …

Ada yang hadir untuk sekadar bercakap.

Ada yang berharap bisa menginap.

Ada yang layak jadi penghuni tetap.

Karya-karya Nurun Ala yang sudah terbit tersedia di shopee.co.id/azharologia. Selamat mengoleksi …

Bukan Cuma Rekah Bunga

Ada masa ketika jatuh cinta kepada seseorang membuatmu sedikit gila.

Namanya jadi kata yang selalu kamu ketik.
Hatinya adalah pintu yang ingin kamu ketuk.

Ia jadi sosok menggemaskan,
yang selalu kamu cemaskan.

Pertemuan dengannya selalu menegangkan,
sekaligus menyenangkan.

Kamu mulai tak peduli melangkah ke mana,
hanya ingin bersama.

Kamu sungguh ingin selalu bersamanya.
Jika tidak dalam temu, setidaknya dalam rindu.

Seandainya momen itu benar-benar tiba, tetaplah sadar dan Continue reading Bukan Cuma Rekah Bunga

Waktu untuk Pergi

Dia pergi saat suka,
dan kembali saat terluka.

Kamu menampung setiap cerita,
saat hidupmu juga penuh derita.

Rasa yang sungguh …
diri yang seluruh …
dibalasnya dengan sikap tak acuh
yang cuma bikin pikiranmu semakin keruh.

Sampai kapan kamu akan bertahan?
Sementara hatimu tak lebih tabah dari getah
yang mengeras di ranting pohon yang patah.

Sampai kapan kamu akan bertahan?
Pura-pura tenang bagai laut tanpa gelombang
Continue reading Waktu untuk Pergi

Terkembang Jadi Kata

Kamu selalu ingin mengajaknya ke alam terbuka. Menyalakan api unggun. Menyanyikan lagu-lagu. Menertawakan masa lalu.

Kamu terus menantinya dengan lugu.

Kamu ingin membangunkannya di subuh yang pekat. Menyemangatinya di pagi yang sibuk. Menyapanya di siang yang panjang. Menggenggam tangannya di petang yang lengang.

Kamu ingin tubuhnya jadi peristirahatan terakhirmu di malam-malam syahdu.

Detik yang kamu nikmati …
Kenangan yang tak pernah mati …
Segala yang hidup di dalam mimpi.

Tidakkah kamu ingin membuka mata?
Continue reading Terkembang Jadi Kata