Alasan

Ada masa ketika satu-satunya yang ingin kita lakukan adalah protes, seolah kehidupan berjalan dengan begitu tidak adil.

“Mengapa aku harus mengalami hal ini? Mengapa hidup begitu kejam padaku? Mengapa kejadian buruk terus saja menimpaku?”

Ada pula masa ketika kita mensyukuri kejadian-kejadian buruk yang terjadi di masa lalu. “Kalau saja aku tidak ditolak oleh perusahaan-perusahaan itu, mungkin aku tidak pernah berani membuka usaha dan menjalankan perusahaanku sendiri.” Atau, kalimat-kalimat lain semacamnya.

Sebagian tanya dalam hidup memang cuma bisa dijawab oleh waktu.

Maka, seperti ulat yang butuh waktu untuk jadi kupu-kupu, atau kuncup bunga yang butuh waktu untuk mekar dan memesona, kadang-kadang kita hanya perlu lebih bersabar.

Jika kejadian buruk kembali menimpa dan rasa marah itu datang lagi, barangkali kita perlu merenungkan dengan sungguh-sungguh sajak Jalaluddin Rumi ini:

Jika awan tak menangis, akankah taman mekar?

Jika bayi tak menangis, akankah susu mengalir?

Photo by Paul Garaizar on Unsplash

Karya-karya Nurun Ala yang sudah terbit tersedia di shopee.co.id/azharologia. Selamat mengoleksi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *